Amerika Serikat: Fokus pada Keamanan dan Logistik. ย Amerika Serikat akan menjadi lokasi mayoritas pertandingan, dengan 11 kota tuan rumah termasuk Los Angeles, Miami, dan New York. Meskipun menjadi pusat acara, AS menghadapi tantangan signifikan terkait keamanan dan logistik. Kasus kekerasan senjata yang terus meningkat. Menimbulkan kekhawatiran serius tentang kemampuan negara tersebut. Untuk menjamin keselamatan jutaan pemain dan suporter internasional. Presiden FIFA Gianni Infantino telah membahas isu ini dengan pejabat AS, menekankan pentingnya pengalaman yang lancar dan aman bagi semua pengunjung.
Selain itu, turnamen Piala Dunia Antarklub 2025 yang baru-baru ini di adakan di AS mendapat kritik karena banyaknya bangku kosong di stadion, memicu pertanyaan tentang manajemen penonton dan kelayakan AS sebagai tuan rumah untuk acara yang lebih besar pada tahun 2026. Masalah cuaca panas ekstrem di 14 dari 16 kota tuan rumah juga menjadi perhatian, berisiko bagi kesehatan para pemain.

Kanada: Debut Tuan Rumah dan Tantangan Infrastruktur

data-complete=”true”>Piala Dunia 2026 akan menjadi Piala Dunia putra pertama yang di mainkan di Kanada. Dua kota, Toronto dan Vancouver, akan menjadi tuan rumah 13 pertandingan. Sebagai tuan rumah debutan, Kanada berfokus pada kesiapan infrastruktur dan logistik. Seperti AS, Kanada juga terlibat dalam di skusi geopolitik yang mempengaruhi persiapan bersama. Sempat ada kekhawatiran bahwa ketegangan politik atau perang dagang antara AS, Kanada, dan Meksiko dapat mengganggu kelancaran turnamen, meskipun para pemimpin dari ketiga negara tersebut memastikan komitmen mereka untuk kerja sama. Maskot resmi turnamen, termasuk rusa kutub bernama Maple yang mewakili Kanada, telah di perkenalkan untuk membangun antusiasme di negara tersebut.

Meksiko: Tuan Rumah Berpengalaman dengan Isu Politik Regional

Meksiko, yang sebelumnya menjadi tuan rumah. Piala Dunia pada tahun 1970 dan 1986, akan menjadi negara pertama yang menjadi tuan rumah turnamen pria untuk ketiga kalinya. Pertandingan pembuka di jadwalkan berlangsung di Estadio Azteca di Mexico City padaย 11 Juni 2026, menampilkan Meksiko melawan Afrika Selatan. Kota tuan rumah lainnya termasuk Guadalajara dan Monterrey.
Namun, persiapan Meksiko juga terkait dengan di namika regional. Ancaman boikot dari Iran yang menyebut masalah visa oleh otoritas AS serta ancaman serupa dari Spanyol terkait partisipasi Israel, menciptakan ketidakpastian politik yang melibatkan ketiga negara tuan rumah secara tidak langsung. Bola resmi turnamen, Trionda, yang berarti tiga gelombang dalam bahasa Spanyol dan menggabungkan warna ketiga negara, di luncurkan di Mexico City pada Oktober 2025, melambangkan kemitraan ketiga negara ini.
Secara keseluruhan, sementara infrastruktur dan logistik terus di siapkan, isu-isu keamanan. Politik, dan logistik tetap menjadi sorotan utama menjelang kick-off pada Juni 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *